Monday, December 28, 2009

Repot Nyarinya!


Ini aneh. Sangat aneh ...
Selama tinggal di Belanda gue belum pernah merasa membutuhkan mousepad (Iya, mousepad untuk alas computer mouse), karena selama ini komputer kami memakai mousepad lama, yang entah sudah berapa lama, sangat awet, yang gue sendiri lupa itu beli atau pemberian dan yang tampaknya tidak akan pernah rusak (kecuali jika suatu saat nanti digerogotin tikus atau terbakar puntung rokok). Karena mousepad merupakan salah satu jenis benda yang sangat awet, ini menyebabkan kami tidak pernah terpikir untuk mencari (apalagi membeli) mousepad baru.

Tahun lalu suami menghadiahi gue laptop baru. Semuanya komplit- namun tanpa mousepad tentunya. Membeli laptop sama halnya seperti membeli komputer, disini kita tidak mendapatkan mousepad gratis layaknya seperti di Jakarta (Jakarta cuma buat pembanding, secara gue orang Jakarta). Umumnya di Jakarta mousepad banyak yang gratisan karena banyak produk beriklan dengan media mousepad. Orang Indonesia lumayan kreatif kan?

Tidak dapat mousepad buat gue bukan masalah. Penutup keyboard laptop (sejenis kain keras) pun gue jadikan mousepad. Selama ini oke2 saja hingga akhirnya bahannya mulai berserabut disana-sini dan keriting diujungnya akibat keseringan dikanibalin. Akhirnya mulailah gue terpikir buat beli mousepad yang sesungguhnya *dooohh....*




Bayangin, perlu waktu 2 mingguan keluar masuk toko hanya untuk berusaha mencari toko yang menjual mousepad. Toko2 cd, toko2 buku, bahkan toko2 komputer yang lengkap menjual segala pernak pernik komputer pun tidak ada yang menjual mousepad! Aneh bin ajaib .... Kami ini tin
ggal di Amsterdam Central- ditengah kota- jadi rasanya amat sangat primitif kalau tak ada satu toko pun yang menjual mousepad. Trus, mesti cari dimana lagi dong nih? Apa mesti gue cari di tukang sayur? Di Megastore khusus barang elektronik sih udah pasti tentu ada, tapi kan lumejen jauh. Aneh aja kalo dgn toko2 sebanyak ini di centrum gue mesti pergi yg jauhan cuma buat cari benda beginian doang.

Btw, OOT nih, speak about tukang sayur gue jadi inget sama mas handsome yang jualan sayur disekitar Nieuwmark. Yaoloo, itu beneran deh tukang sayur ganteng! Wajahnya gak kalah sama Pierre Brosnan- cuma kemasannya aja yang beda. Yang ini casual banget. Dan tampaknya dia bukan Belanda tulen, secara orang belanda kan jarang yang ganteng ... hahhhaa! Gue sampai agak2 'menganga' saat pertama kali menatap orang ini. Takjub. Duh, ganteng bangeeet ...
Gue yakin deh, kalo dia jualan sayur di pasar Kebayoran Lama pasti jalanan dua kali lebih macet dari yang sehari-harinya macet!

Oke, enough about si mas ganteng (halah, sempet2nya ngomongin soal mas ganteng). Menyambung soal mousepad diatas. Gue jadi terpikir buat beli mousepad rada banyak kalau nanti gue mudik ke Jakarta. Sebenarnya di Jakarta pun gue gak pernah beli mousepad secara gue sering dapet gratisan dari sana sini (entah sebagai bonus atau souvenir). Namun sepertinya di Jakarta mousepad lucu2 pun banyak dijual di toko2 komputer ataupun di toko2 buku.

Nah, sudah hampir 2 minggu mencari mousepad akhirnya kami seperti sudah mulai menyerah. Hingga suatu ketika saat gue berada disebuah toko buat mencari sesuatu untuk seorang teman, baru lah gue melihat ada mousepad dipajang disitu. Ini toko pernak-pernik & souvenir2 lucu, jack! Mana terbayang sih mesti cari mousepad di toko seperti ini? GGRRRR!! Itupun cuma tersedia dalam dua warna- silver & abu2 metalik- dan amat sangat biasa. Gak ada kalimat2 lucu atau gambar2 menarik diatasnya. Apa menariknya buat dijadikan souvenir?? Dan harganya pun 3 euro/piece yang menurut gue cukup mahal buat sebuah mousepad. Tapi berhubung gue butuh akhirnya gue beli juga 1 warna silver & 1 warna abu2 metalik.

Yah, lumayan laaah ... sekarang mousepad gue baru!


Note :
Sebenernya sih di Amsterdam ada elektronik megastore yang besar (Media Markt), cuma nggak ada yang di Amsterdam Central yang disekitar kita. Ya, ngapain juga cuma perlu cari mousepad mesti jauh2 kesana? Yang ada nanti liat ini itu malah mahal beli sampingannya... hahhaahaa..



Post a Comment