Playful Links

Adam & Eve
The Crims
StripGenerator
HeroMachine
PicTaps

Archives

  • October 2003
  • November 2003
  • December 2003
  • January 2004
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • May 2006
  • June 2006
  • July 2006
  • August 2006
  • September 2006
  • December 2006
  • February 2007
  • March 2007
  • April 2007
  • June 2007
  • January 2008
  • Communities











     

     

     

     

    Pak Harto
    Tuesday, January 15, 2008
    si_tOekangtidur      wrote at 2:23 PM

    Sudah hampir dua minggu terakhir ini semua stasiun TV, koran2 dan majalah habis2an meliput perkembangan kondisi kesehatan Pak Harto. Bukan hanya program berita- bahkan program infotainmen pun sibuk meliputnya juga. Pagi siang malam - sepanjang hari - berminggu-minggu. Tidak hanya berita mengenai kesehatan Pak harto, namun juga berita mengenai Dalem Kalitan yang belakangan ini mengadakan pengajian, berita mengenai Astana Giri bangun yang sedang dibersih-bersihkan, berita mengenai semakin banyaknya bermunculan pedagang bunga dan lahan parkir disekitar Astana Giri Bangun, dan ada juga stasiun TV yang khusus membuat program 'profil' Pak Harto- sampai2 saya pikir itu program "In Memoriam". Plis, deh! Saya tahu, itu semua karena orang2 peduli dengan kondisi Pak Harto, tapi mengapa saya sampai merasa seolah-olah orang2 tengah menanti saat "titik" Pak Harto?

    "Pak Harto itu alot ya, mam?" Komentar saya suatu sore ketika berada dirumah ibu.
    "Hus!" Ibu saya melotot
    "Pasti punya pegangan kali ya? Makanya alot." Lanjut saya
    "Pegangan apa? Pegangan Pintu?" Ibu saya sok nggak ngerti

    Ya iyalah, sepertinya cuma segelintir orang yang tahu- namun gak pernah terucapkan, bahwa orang2 berkuasa dan orang2 berpengaruh lazimnya memiliki 'pegangan' yang umumnya untuk menimbulkan kharisma meraka, untuk melindungi dan memudahkan jalan mereka. Sudah tentu hal2 seperti ini sulit dibuktikan. Atau malah barangkali saya saja yang sok tauk.

    Kalo dipikir-pikir orang dari kalangan biasa sudah 'titik' sejak lama. Tapi ini Pak Harto, yang keluarganya memiliki dana tidak terbatas buat mengusahakan obat2an super mahal ataupun mesin2 penunjang hidup yang harganya selangit!

    "Ah, nggak tauk deh, mam... Entah karena masih pake mesin [enunjang hidup atau karena masih 'pegangan' ya? Wallaahuallaam..." Komentar saya akhirnya.
    "Jangan berprasangka buruk... Sana, cepet mandi!"

    Ah, si mami... Ibu saya ini memang gak bisa diajak kasak-kusuk! :(

    6 kOmentar

    tOekangtidur | © 2007